Kamis, 05 Maret 2015

SHOLAWAT KASYFUL GHUMMAH

Islam Didaktika
Sahabat..! Sholawat kasyful ghummah...... membuat diri menjalani hidup, makin penuh himmah....

Diterangkan dalam “Sa’adatuddarain “ bahwa Pada suatu hari datanglah seorang nenek kepada Imam Hasan Basri, dengan
wajah sedih dan tetesan air mata ia bercerita tentang anak gadisnya yang telah meninggal dunia.

Nenek itu sangat merindukannya, karena dia merupakan anak satu-satunya yang ia miliki.

Kemudian ia bertanya kepada Imam Hasan Basri, “Wahai Tuan Guru, bagai mana caranya agar aku bisa bertemu dengan anakku itu, meskipun itu hanya lewat mimpi?” Tanya nenek itu.
Imam Hasan Basri pun terdiam sejenak kemudianpun beliau bertanya kepada nenek itu.
“Apakan anda cinta kepada Rasulullah?”.
“Ya, tidak ada cinta yang paling besar selain cintaku pada Allah
dan Rasul-Nya”. Jawab nenek itu kemudian Imam Hasan Basri pun berkata :
“Kalau begitu, Engkau di malam hari sholat empat raka’at sebagai sholat hajat, kemudian bacalah sholawat pada Rasulullah semampu ibu sampai ibu tertidur, karena itu merupakan tumpahan dari cinta ibu kepada Rasulullah S.A.W”
Nenek itupun menjalankan apa yang diperintahkan oleh Imam Hasan Basri.
Setelah beberapa lama kemudian, nenek itupun memperoleh apa yang ia inginkan. Yaitu bermimpi bertemu
dengan anak gadisnya yang tercinta.
Didalam mimpinya itu ia melihat pada leher anak gadisnya itu
yang dulunya dilehernya di lilit kalung berlian, kini ia melihat ada seekor ular sedang melilit leher anaknya, betisnya yang dahulu dililit dengan kain sutera mengkilat, kini
berubah menjadi rantai besi yang merah membara, sehingga nenek itupun terkejut menjerit dan terbangun dari tidurnya.
Keesokan harinya ia pun melaporkan perihal mimpinya itu
kepada Imam Hasan Basri, dan Imam Hasan Basri pun sangat
terkejut dan sedih sekali mendengar cerita nenek itu.
“Sungguh berat siksaan yang diterima oleh anak gadis itu” Meskipun telah melihat dalam mimpi akan siksaan yang diterima oleh anaknya itu nenek itu terus saja membaca sholawat tidak pernah putus asa. Ia secara terus menerus
mengucapkan sholatan keatas Nabi Muhammad atas bukti cintanya kepada Rasulullah.

Pada suatu malam Imam Hasan Basripun memimpikan gadis putri nenek tersebut, ia sangat heran dan terkejut saat melihatnya, karena apa yang dilihatnya itu sangat berbeda
dengan apa yang telah diceritakan oleh nenek itu, gadis itu benar-benar cantik dengan memakai kalung untaian berlian dan mutiara putih bermata unta yang sangat indah dengan pakaian sutera halus dan berbau sangat harum dan wangi, sampai-sampai Imam Hasan Basri pun terpesona melihatnya.
“Wahai tuan guru, apakan tuan tidak mengenali saya?”. Tanya gadis itu kepada Imam Hasan Basri.
“Tidak, aku tidak pernah mengenali mu” Jawab Imam Hasan Basri.
“Saya adalah anak gadis nenek yang pernah meminta amalah kepada tuan Imam”. Kata gadis itu,
Mendengar penjelasan gadis itu Imam Hasan Basri pun menjadi
heran, karena cerita nenek itu sangat berbeda dengan apa yang
dilihatnya, tak mungkin nenek itu berbohong kepadanya.
“Menurut cerita ibumu, kamu dalam keadaan tersiksa, kalau begitu ibumu itu telah membohongiku” Kata Imam Hasan Basri.
“Tidak, ibuku tidak pernah berbohong, dulu memang saya
disiksa, namun kini telah dibebaskan, termasuk juga semua
teman-temanku dialam kubur, kedudukan kami terangkat dan
dosa-dosa kami telah diampuni oleh Allah S.W.T”. Jelas gadis
itu.
“Gerangan apa yang menyelamatkan mu itu” Tanya Imam Hasan Basri penasaran.
“Pada suatu ketika ada seseorang datang ke kuburan kami, kemudian beliau membacakan sholawat yang pahalanya dihadiahkan kepada kami, sehingga secara serentak kami terangkat dari siksaan kubur. Dan itu juga berkat ibu saya yang
tak henti-hentinya mengamalkan sholawat pemberian tuan, sehingga maksiat dan dosa-dosa kami pun terhapus oleh siraman pahala sholawat tersebut”. Jelas gadis itu lagi.
Akhirnya Imam Hasan Basripun terbangun dari tidurnya. Dan keesokan harinya, sang Imam pun bercerita semua mimpinya itu kepada sang ibu dari gadis itu.

Mendengar cerita Imam
Hasan Basri betapa bahagianya Ibu itu sehingga iapun semakin
rajin membacakan sholawat kepada Nabi Muhammad S.A.W
pada setiap malamnya.

Wallahu a'lam.

Tidak ada komentar: