Tentang Kami :

Indahnya berbagi nasehat, demi hidup makin hidup bermanfaat....

Kami persembahkan kepada kalian Bunga "KEHIDUPAN" yang insya Allah bernilai benar, Indah, Harum dan sarat manfaat ini. Bunga ini dirangkai dari kembang2 Indah nan Harum yang kami petik dan kami rangkai dari TAMAN HIKMAH nan Indah yakni Taman "Islam Didaktika".

Taman Hikmah ini adalah salah satu amanah-Nya yang di sampaikan dan titipkan-Nya melalui Sang Pemelihara dan Perawat Taman, yakni Guru kami yang tercinta Al Ustadz KH. Muhammad Fakhruddin bin Shofyan Al Bantani.

Karenanya, duhai Sahabat DuMay yang baik. Apabila sahabat merasa Taman ini membawa Kebenaran, kebaikan, dan kemanfaatan bagi kita bersama, maka baik kiranya kita do'a-kan untuk Admin sebagai sang pemelihara dan perawat Taman ini, agar selalu mendapat karunia pertolongan, keselamatan, dan kesejahteraan dari-Nya. Baik untuk kehidupan dunia, lebih2 akhirat kelak.

Semoga dengan demikian Taman Hikmah ini dapat selalu terjaga dan terpelihara, hingga dpt terus membagikan kembang2 kehidupan yg benar, baik lagi membawa manfaat bagi kita bersama.

Wallahu a'lam.

By _#Admin

Rabu, 13 Mei 2015

Do'a Di Lunasi Dari Hutang


Sahabat..! Doa ini adalah di antara doa yang bisa diamalkan untuk diberikan kemampuan melunasi hutang dan dibacanya sebelum tidur.
Telah diceritakan dari Zuhair bin Harb, telah diceritakan dari Jarir, dari Suhail, ia berkata, “Abu Shalih telah memerintahkan kepada kami bila salah seorang di antara kami hendak tidur, hendaklah berbaring di sisi kanan kemudian mengucapkan,

Sabtu, 09 Mei 2015

Taubat Pintu Menggapai Mahabbah Nya

Sifat-sifat itu ada yang utama/ primer, dan ada pula yang sekunder. Seperti :
Cinta, ia adalah puncak tertinggi "tujuan" seorang muslim. Ini adalah bagian dari sifat yang utama, dan ini butuh alat seperti taubat.

Dzikrul Maut, Jalan Muslim untuk Hidup

Dzikrul maut berarti mengingat kematian. Menghadapi kemewahan dunia dan berkecimpung dalam kemegahannya bisa membuat orang tenggelam dalam kemewahan dan kemegahan itu, sehingga membuat yang bersangkutan lupa akan kematian. Orang yang termasuk kelompok ini menjadi orang yang membenci kematian dan kalau dinasehati dia tidak mau mendengar nasehat itu, padahal kematian adalah suatu hal yang pasti dan tidak dapat dielakkan oleh siapapun juga. Kelompok inilah yang disitir oleh Allah SWT dalam firman-Nya,
Artinya : Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari padanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu. Kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (Q.S. Al Jumu’ah 62 : 8).

KH. Muhammad Fakhruddin Al Bantani

Loading...